Astronomi Indonesia



Galaksi Bertabrakan: Simulasi vs Pengamatan

 

Images Credit: NASA, ESA; Visualization: Frank Summers (STScI); Simulation: Chris Mihos (CWRU) & Lars Hernquist (Harvard).

Penjelasan: Apa yang terjadi ketika dua galaksi bertabrakan? Meskipun mungkin diperlukan lebih dari satu miliar tahun, bentrokan raksasa tersebut cukup umum terjadi. Karena galaksi sebagian besar ruang kosong, tidak ada bintang internal yang cenderung bertabrakan sendiri. Melainkan gravitasi setiap galaksi akan merusak atau menghancurkan galaksi lainnya, dan galaksi akhirnya dapat bergabung untuk membentuk galaksi yang lebih besar tunggal. Awan dan debu yang mengembang bertabrakan dan memicu gelombang pembentukan bintang yang lengkap bahkan selama proses interaksi. Digambarkan di atas adalah simulasi komputer dari dua galaksi spiral besar yang bertabrakan, diselingi dengan gambar diam nyata yang diambil oleh Hubble Space Telescope. Galaksi Bima Sakti kita sendiri telah menyerap beberapa galaksi yang lebih kecil selama keberadaannya dan bahkan diproyeksikan untuk bergabung dengan tetangga yaitu galaksi Andromeda yang besar dalam beberapa miliar tahun.

Content Credit: Galaxy Collisions: Simulation vs Observations



Leave a comment