Astronomi Indonesia



Dalam Pusat Nebula Omega

Dalam Pusat Nebula Omega

Gambar Kredit: NASA, H. Ford (JHU), G. Illingworth (UCSC/LO), M.Clampin (STScI), G. Hartig (STScI), ACS Science Team, and ESA

Penjelasan: Di kedalaman awan gelap dari debu dan gas molekul yang dikenal sebagai Nebula Omega, bintang baru terus terbentuk. Gambar di atas diambil dari Hubble Space Telescope’s Advanced Camera menunjukkan detail indah di daerah yang terkenal sebagai pembentuk bintang. Filamen debu gelap yang merenda pusat Nebula Omega diciptakan di atmosfer bintang dingin raksasa dan di puing-puing bekas ledakan supernova. Nuansa merah dan biru muncul dari gas bercahaya yang dipanaskan oleh radiasi dari bintang raksasa di dekatnya. Titik-titik cahaya adalah bintang-bintang muda itu sendiri, beberapa lebih terang dari 100 Matahari. Bulatan gelap menandai bahkan sistem yang lebih muda, awan gas dan debu tadi berkondensasi untuk membentuk bintang dan planet. Nebula Omega terletak sekitar 5000 tahun cahaya ke arah konstelasi Sagitarius. Wilayah yang digambarkan di atas mencakup sekitar 3000 kali diameter tata surya kita.



Leave a comment