Astronomi Indonesia



Arp 188 Dan Ekor Kecebong

Arp 188 dan Tail Kecebong ini

Image Credit: Hubble Legacy Archive, ESA, NASA; Processing & Copyright: Joachim Dietrich

Penjelasan: Mengapa galaksi ini memiliki sebuah ekor panjang? Dalam pemandangan menakjubkan ini, berdasarkan data gambar dari Hubble Legacy Archive, galaksi jauh membentuk sebuah latar belakang dramatis bagi galaksi spiral Arp 188, dikenal juga sebagai galaksi Tadpole (galaksi Kecebong) yang jauhnya kira-kira 420 juta tahun cahaya ke arah konstelasi Draco Utara. Ekor panjangnya yang menarik mata panjangnya sekitar 280 ribu tahun cahaya dan menampilkan gugus bintang biru terang besar. Satu cerita berlanjut bahwa sebuah galaksi penyusup yang lebih kompak melintas di depan Arp 188 – dari kanan ke kiri dalam foto ini – dan terlempar ke belakang galaksi Kecebong oleh daya tarik menarik gravitasi mereka. Selama pertemuan jarak dekat, gaya pasang surut menarik keluar bintang, gas dan debu dari galaksi spiral membentuk ekor yang spektakuler. Penyusup galaksi itu sendiri, diperkirakan terletak sekitar 300 ribu tahun cahaya di belakang galaksi Kecebong, dapat dilihat melalui latar depan lengan spiral di bagian kanan atas. Mengikuti nama daratnya, galaksi Kecebong kemungkinan akan kehilangan ekornya karena tumbuh menjadi lebih tua, gugus bintang yang berada di ekor yang membentuk satelit kecil dari galaksi spiral yang besar.

Content Credit: Arp 188 and the Tadpoles Tail



Leave a comment