Astronomi Indonesia



Angin Puyuh Planet Mars

Angin Puyuh Planet Mars

Gambar Kredit & Copyright: HiRISE

Penjelasan: Saat itu hari sudah larut, musim semi terjadi di bagian utara planet Mars, kamera HiRISE (tergabung dalam Mars Reconnaissance Orbiter) memata-matai penghuni lokal planet Mars ini. Melacak bagian selatan dan timur (bawah dan kanan) di seluruh dataran, Planitia Amazonis yang tertutup debu mempunyai inti berupa angin puyuh yang berputar-putar dengan diameter sekitar 30 meter. Mengangkat debu-debu ke atmosfer planet Mars yang tipis, membentuk bulu putih yang mencapai ketinggian lebih dari 800 meter di atas permukaan. Tidak mengikuti jalan dari angin puyuh, bulu-bulu putih itu ditiup ke arah timur oleh angin barat. Biasanya di daerah ini, angin puyuh terjadi karena permukaan dipanaskan oleh Matahari, menghasilkan suhu hangat, arus udara naik dan mulai berputar. Kecepatan angin tangensial dari angin puyuh Planet Mars ini bisa mencapai hingga 110 kilometer per jam.



Leave a comment