Astronomi Indonesia



Sinar Gamma Bumi Dan Langit

Gamma-Ray Earth dan Sky

Image Credit: International Fermi Large Area Telescope Collaboration, NASA, DOE

Penjelasan: Bagi teleskop sinar gamma yang mengorbit Bumi, Bumi sebenarnya merupakan sumber sinar gamma paling terang, bentuk sinar paling energik. Sinar Gamma dari Bumi diproduksi saat partikel berenergi tinggi – sinar kosmik dari ruang angkasa, menabrak atmosfer. Sementara interaksi itu menghalangi radiasi berbahaya mencapai permukaan, sinar gamma tersebut mendominasi pemandangan bumi dan langit yang luar biasa ini dari Teleskop Area Besar – Teleskop Ruang Angkasa Sinar Gamma- Fermi yang sedang mengorbit. Gambar tersebut dikonstruksi hanya dengan menggunakan observasi yang dibuat ketika pusat dari galaksi Bima Sakti kita dekat dengan Zenith, tepat di atas satelit Fermi. Zenith dipetakan ke tengah medan. Bumi dan titik-titik di dekat nadir, tepat di bawah satelit, dipetakan ke tepi medan mengakibatkan proyeksi Bumi dan seluruh-langit dari perspektif orbital Fermi. Skema warna menunjukkan intensitas rendah sinar gamma dengan warna biru dan intensitas tinggi dengan warna kekuningan dalam skala logaritmik. Pijar sinar gamma Bumi kita yang lebih terang membanjiri tepian medan, cincin kuning yang berintensitas tinggi menelusuri ekstremitas Bumi. ┬áSumber sinar gamma langit di sepanjang Bima Sakti yang relatif samar membentang secara diagonal di tengah-tengah. Diluncurkan pada tanggal 11 Juni 2008 untuk mengeksplor semesta berenergi-tinggi, minggu ini, Fermi merayakan hari ke 2000-nya di orbit rendah Bumi.

Content Credit: Gamma Ray Earth and Sky



Leave a comment