Astronomi Indonesia



Simeis 147: Sisa Supernova

Simeis 147: Sisa Supernova

Image Credit & Copyright: Rogelio Bernal Andreo (Deep Sky Colors)

Penjelasan: Sangatlah mudah untuk tersesat bila mengikuti filamen rumit pada gambar mosaik rinci dari sisa supernova samar Simeis 147 (S147) ini. Juga dikatalogkan sebagai Sh2-240, ia mencakup hampir 3 derajat atau 6 bulan purnama di langit. Ini sekitar 150 tahun cahaya awan sisa bintang yang diperkirakan berjarak 3,000 tahun cahaya jauhnya. Berada di bagian kanan frame, bintang terang Elnath (Beta Tauri)  terlihat mengarah ke batas rasi Taurus dan Auriga, hampir persis berseberangan dengan pusat galaksi di langit planet Bumi. Komposit tajam ini mencakup data gambar yang diambil melalui filter berpita sempit  untuk menyoroti emisi dari atom hidrogen yang menelusuri gas kejut bercahaya. Sisa-sisa supernova diperkirakan berusia sekitar 40,000 tahun, yang berarti cahaya dari ledakan bintang masif pertama kalinya mencapai bumi 40,000 tahun yang lalu. Akan tetapi sisa yang berekspansi tersebut bukanlah satu-satunya akibatnya. Bencana kosmik ini juga meninggalkan bintang neutron berputar atau pulsar, semua yang tersisa dari inti bintang pada awalnya.

Content Credit: Simeis 147: Supernova Remnant



Leave a comment