Astronomi Indonesia



Komet ISON Berjuanglah !

Video Credit & Copyright: Copyright: Juan Carlos Casado (TWAN, Earth and Stars)

Penjelasan: Akankah Comet ISON bertahan saat pertemuan jarak dekat besok dengan Matahari? Mendekat masuk ke dalam radius diameter Matahari dari permukaan Matahari, nasib salah satu komet yang paling “tidak biasa” di zaman modern ini akhirnya akan ditentukan. Komet bisa melepaskan sejumlah besar es dan debu menjadi ekor yang makin berkembang – atau pecah sepenuhnya. Sayangnya, semakin dekat Comet ISON sampai ke Matahari, semakin sulit bagi teleskop konvensional untuk melihat komet yang semakin cerah dalam sorotan Matahari pagi. Digambarkan di atas video time-lapse singkat, komet ISON direkam terbit di atas Kepulauan Canary tepat di atas Matahari pagi beberapa hari yang lalu. Jika inti komet bertahan, koma dan ekornya mungkin akan terlihat terbit di depan Matahari dalam beberapa hari atau minggu berikutnya. Atau, satelit yang mengamati Matahari mungkin bisa mendokumentasikan salah satu disintegrasi komet besar yang belum pernah tercatat. Tetap nantikan!

Content Credit: Comet ISON Rising

 

2 comments in “Komet ISON Berjuanglah !”

  1. Komet ISON Sebelum dan Sesudah | Astronomi Indonesia says:


    […] Komet Sungrazing¬†ISON mencapai perihelion, posisi terdekatnya dengan Matahari, kemarin 28 November pukul 18.45 UT. Komet […]

  2. Komet ISON Yang Mengejutkan | Astronomi Indonesia says:


    […] pesawat ruang angkasa pengamat Matahari, dalam perjalanannya yang mengerikan mendekat ke Matahari, komet sungrazing ISON diduga hilang. Tapi kemarin ISON mengejutkan pengamat ketika materinya masih terlihat bergerak di […]



Leave a comment