Astronomi Indonesia



Halo Super Moon

Halo A Super Moon

Image Credit & Copyright: Luis Argerich

Penjelasan: Bulan purnama perigee terbit saat Matahari terbenam di hari Minggu lalu. Berada di posisi terdekatnya dengan Bumi – dengan hanya sedikit, bulan purnama paling terang dan terbesar tahun ini juga dikenal sebagai Super Moon. Dilihat dari Punta Piedras, Argentina dan dari mulut Rio de La Plata, di dekat Buenos Aires, cahaya Super Moon menciptakan lingkaran ‘halo’ lunar yang luar biasa. Meskipun demikian, ukuran dari ‘halo’ lunar ditentukan oleh geometri dari enam sisi kristal es air pada awan-awan tipis dan tinggi planet Bumi. Kristal tersebut membelokkan sinar cahaya bulan dengan lebih kuat melalui sudut minimal 22 derajat. Sehingga, ‘halo’ ini memiliki radius dalam 22 derajat, seperti halnya dengan ‘halo’ kurang-dari-Super Moon. Bahkan lebih umum daripada Super Moon, ‘halo’ 22 derajat yang indah tersebut dapat dijumpai setiap saat sepanjang tahun.

Content Credit: A Super Moon s Halo



Leave a comment