Astronomi Indonesia



Gerhana Matahari Dengan Cincin Api

Image Credit & Copyright: Stephen Bedingfield

Penjelasan: Jenis gerhana apa ini? Pada hari Minggu kemarin, 26 Februari 2017, wilayah belahan Bumi selatan berkesempatan melihat peristiwa ketika Bulan menutupi 90% wajah Matahari dalam peristiwa gerhana Matahari cincin. Gerhana jenis ini terjadi karena Bulan terletak terlalu jauh dari Bumi untuk bisa menutup seluruh wajah Matahari, sehingga masih ada sisa sinar Matahari di tepian Bulan yang menciptakan efek “cincin api”. Yang menarik, saat tepian Bulan hampir sejajar dengan tepian Matahari, sinar dari Matahari tampak seolah menonjol melalui di belakang Bulan, yang membentuk efek lain yang disebut “Baily Beads” atau “cincin berlian”. Gambar ini menampilkan dua efek gerhana langka tersebut, “cincin api” dan “cincin berlian”. Gambar ini dipotret di langit Chubut, Argentina, Amerika Selatan. Jangan lupa, musim panas ini gerhana Matahari total akan terjadi di seluruh Amerika Utara.

Content Credit: A Solar Eclipse with a Beaded Ring of Fire



Leave a comment