Astronomi Indonesia



Planet Saturnus Saat Equinox

Saturnus di Equinox

Credit: Cassini Imaging Team, ISS, JPL, ESA, NASA

Penjelasan: Bagaimana planet Saturnus akan terlihat jika piringan cincinnya mengarah tepat ke Matahari? Sebelum Agustus 2009, tak ada seorangpun yang tahu. Setiap 15 tahun, seperti yang terlihat dari Bumi, cincin Saturnus mengarah ke Bumi dan tampak menghilang. Cincin menghilang tidak lagi menjadi misteri – Cincin Saturnus diketahui sangat tipis dan Bumi begitu dekat Matahari bahwa ketika cincin menunjuk ke arah Matahari, mereka juga menunjukkan tepinya ke Bumi. Untungnya, di milenium ketiga ini, umat manusia cukup maju untuk memiliki pesawat ruang angkasa yang dapat melihat cincin selama equinox dari samping. Pada bulan Agustus 2009, pesawat ruang angkasa yang mengorbit di planet Saturnus, Cassini, mampu mengambil serangkaian gambar yang belum pernah dilakukan sebelumnya yaitu cincin Saturnus selama equinox. Sebuah komposit digital dari 75 gambar tersebut ditampilkan di atas. Cincin tampil luar biasa gelap, dan garis bayangan cincin yang sangat tipis dibuat pada puncak awan-awan Saturnus. Obyek mencuat dari piringan cincin yang cerah diterangi dan bayang-bayang panjang. Pemeriksaan gambar-gambar ini membantu manusia untuk memahami ukuran tertentu partikel cincin Saturnus dan dinamika umum gerakan orbital. Minggu ini, Bumi mengalami sebuah equinox (red: garis equoator mengarah tepat ke Matahari).

Content Credit: Saturn at Equinox